paket wisata nepal

Buat teman-teman yang berencana liburan ke Nepal, ada beberapa informasi terkait jalur trekking di Nepal selain jalur trekking ABC & EBC yang sangat populer itu. Ternyata selain jalur trekking EBC dan ABC yang begitu terkenal dan dibuka untuk umum sepanjang tahun, Nepal juga memiliki beberapa jalur trekking “restricted” lho. Untuk trekking kesana tidak bisa sembarangan, syaratnya harus ada izin khusus dan juga menggunakan jasa Trekking Company lokal yang ditunjuk pemerintah Nepal.

Belum lama otoritas pariwisata Nepal juga telah membuka beberapa jalur trekking baru yang lebih menarik dan menantang kedaerah yang selama ini masih jarang atau belum dijelajahi.

Beberapa jalur trekking yang baru tersebut antara lain:

  1. Rolwaling valley merupakan jalur trekking yang berada di Nepal bagian timur, disebelah selatan perbatasan Tibet di kaki gunung Gauri Shankar. Jalur ini merupakan jalur baru yang sangat disukai para trekker freak. Jalurnya melalui sudut-sudut tempat terindah dan terjauh di Nepal. Trekking di jalur ini juga akan melewati beberapa jembatan gantung tinggi yang membuat pusing dan panorama jurang yang menakjubkan. Selain itu, jalur yang melewati Tashi Lapsa pass (5755m) dan kemudian Khumbu valley ini memiliki pemandangan gunung yang menakjubkan. Untuk mencoba jalur yang tergolong berat ini diperlukan fisik yang prima dan skill pendakian gunung. Trekking di jalur ini biasanya dilakukan dalam 19 hari.

 

  1. Ganesh Himal merupakan nama salah satu puncak gunung terkenal di daerah Nepal tengah. Jalur trekking yang dinamakan seperti nama puncak gunug ini daerahnya masih jarang yang sudah diexplore. Jalur indah ini melewati pemukiman Tamang dan hutan rhododendron yang berwarna-warni dan pemandangan Singla Bhanjyang ke Langtang Himal yang spektakuler. Meskipun jalur trekking ini dekat ke Kathmandu tetapi budaya dan tradisi masyarakat daerah ini belum banyak dieksplore. Trekking di jalur ini biasanya dilakukan dalam 12 hari.

 

  1. Chepang hill yang merupakan jalur trekking yang baru saja dibuka terletak di perbukitan Mahabharat di sebelah utara Chitwan. Jalur dengan tingkat kesulitan sedang ini mengarah ke tengah perbukitan Nepal dan berakhir di Taman Nasional Chitwan. Di satu tempat sepanjang jalur ini tinggal sekelompok kecil etnis masyarakat Chepang. Kelompok etnis ini sangat mirip secara fisik dengan etnis Tamang dibandingkan dengan kelompok etnis lain yang mendiami daerah Nuwakot dan Rasuwa tetapi memiliki budaya, agama dan Bahasa yang berbeda. Saat trekking di jalur ini kalian bisa melakukan birdwatching sambil melihat budaya dan cara hidup masyarakat Chepangs yang unik. Masyarakat Chepangs memiliki bentuk rumah yang unik. Makanan pokok mereka adalah ubi dan beberapa jenis umbi-umbian liar. Mereka juga memakan kelelawar, burung liar dan ikan dari sungai didekat tempat tinggal mereka. Mereka juga membuat kerajinan tangan yang dijual sebagai cinderamata.

Sebenarnya, jalur trekking ini dibuka untuk lebih mempromosikan adat dan budaya etnis Chepangs. Orang Chepangs sangat ramah, kaum pria dan wanitanya punya kedudukan yang sama, mereka tidak memiliki strata social seperti layaknya kasta pada masyarakat Nepal secara umum. Trekking di jalur ini biasanya dilakukan dalam 6 hari.

Leave a Reply

Your email address will not be published.