Montain Bike (MTB) atau sepeda gunung saat ini di gandrungi oleh penggemar kegiatan bersepeda. Dari anak muda hingga orang tua. Apalagi pada musim libur sekolah, kuliah atau libur kerja. Sepeda gunung bisa menjadi alternative mengisi waktu.

Saat akan mengisi liburan, kita selalu kesulitan untuk menentukan tempat dan budget berlibur. Apalagi jika waktu yang tersedia, terbatas. Jika mau, kita bisa memanfaatkan fasilitas yang ada dan mencoba kegiatan seperti sepeda gunung (MTB). Dengan bersepeda, kita mengunjungi tempat-tempat yang belum pernah kita jejaki.

Dalam kegiatan mountain bike, sepeda yang digunakan sebaiknya memang disesuaikan dengan jenis atau kelas medan yang akan dilalui. Seperti kategori downhill, jalur yang dipakai adalah turunan, cukup ekstrim. Kadang berkerikil dan berbatu. Bisa juga di jalur tanah biasa. Jenis sepeda ini biasa dipakai oleh biker didaerah pegunungan. Untuk cross country, medan yang dilalui bermacam-macam. Dijalur jalan raya dan wilayah pegunungan. Smentara kelas pemula, biasanya tidak terlalu banyak komponen yang diganti.

Untuk kelas pemula, biasanya tidak terlalu membutuhkan modifikasi penuh. Modifikasi sepeda akan disesuaikan dengan kebutuhan juga dengan keinginan kita sendiri ?. untuk jalur biasa atau untuk jalur yang menantang. Sesuaikan juga dengan anggaran biaya yang tersedia. Biaya minimal modifikasi untuk sepeda standart biayanya sekitar 500 ribu rupiah. Untuk perombakan pada bagian-bagian tertentu saja. Tapi ada juga modifikasi yang memakan biaya hingga puluhan juta.

Banyak jenis sepeda yang dapat dimodifikasi sebagai sepeda gunung, seperti jenis sepeda road bike atau yang biasa disebut sepeda jalan raya. Ciri khas dari sepeda ini memiliki body yang kurus, ringan da memiliki hand (steer) lebar melengkung mirip tanduk kambing. Dengan ban dan velg berukuran 700c atau 27 inci. Sepeda ini memiliki geometri yang didesain mampu menjawab kebutuhan pemakainya yang suka ber-akselerasi, deselerasi, serta melaju constant dengan kecepatan tinggi.

Sepeda untuk perkotaan atau istilah kerennya city bike, dirancang untuk medan perkotaan. Ciri khas city bike yakni frame dan komponen mendekati format sepeda road. Fork/shock digunakan jenis rigid (kaku tanpa per). Pada sektor handlebar, umumnya dipakai model datar (flat bar). Agar pengendara tak membungkuk layaknya seorang pembalap sepeda. Ukuran ban dipasang 26 inci, 27 inci atau 700c. lebar tapak ban tak lebih dari 1.8 inci. Keuntungan sepeda jenis ini adalah lincah dan lebih laju. Kelemahannya, fork yang kaku dan roda berprofil kurus membuat getaran pada stir. Cukup terasa sampai ke tubuh. Untuk menutupi kelemahan pada city bike, kita dapat memodifikasinya dengan pemakaian roda bertapak lebih lebar dan berprofil gemuk.

Hybrid bike, sepeda yang dimodifikasi dengan model antara sepeda gunung dan sepeda jalan raya. Rancangan bangun frame sebagian besar berkonsep sepeda gunung dengan roda berdiameter 26 inci. Meski demikian, ada pula beberapa tipe sepeda hybrid yang memakai frame milik road bike. Dilengkapi roda berdiameter 700 cc atau 27 inci. Sepeda jenis ini tetap nyaman ketika dipakai melewati jalan berlubang, tanggul lintang, hingga jalan tanah dan berbatu seperti lazimnya jalan perkampungan.

Selain terhadap sepeda, pada sipengayuh sepedanya pun perlu mengenakan beberapa perlengkapan khusus bersepeda. Agar kita merasa lebih nyaman berkegiatan terutama untuk perjalanan jauh atau event. Beberapa perlengkapan penting ialah :

  1. Pakaian atau kostum. Berbahan ringan, mudah menyerap, mampu melepas keringat serta tetap memberi rasa nyaman.
  2. Pilih yang terasa pas dengan lingkar kepala. Tidak longgar dan terlalu sempit.
  3. Berciri khas sesuai kegunaannya. Sole terbuat dari bahan yang keras dan kaku. Telapak kaki tak mudah tertekuk agar kayuhan menjadi lebih efektif dan efisien.
  4. Pilihlah kacamata dengan proteksi maksimal. Begitu juga dengan derajat peredaman sinar UV. Pilihlah kacamata anti UV dengan tingkat kehitaman mencapai 20-30%.
  5. Untuk melindungi hidung dan mulut agar terhindar dari debu.
  6. Sarung tangan. Untuk melindungi tangan dari serangan nyeri mati rasa pada jari-jemari. Fungsi lainnya membantu daya cengkram tangan pada handlebar agar semakin erat. Sarung tangan juga mampu memberi rasa hangat pada telapak tangan juka anda bersepeda dipagi buta atau menjelang senja.
  7. Tabung minum. Pilihlah tempat air minum sesuai tingkat kebutuhan anda.
  8. Sesuai dengan jarak, load kapasitas, model, kemampuan kita, kenyamanan serta kondisi jalur. Biasanya yang digunakan adalah jenis backpack dan tas pinggang.
  9. Jaket dan jas hujan. Jas atau jaket anti air model terpisah antara baju dan celana. Hindari jas hujan model ponco atau terusan, karena menghambat gerak kaki dan tanggan saat bersepeda.

Leave a Reply

Your email address will not be published.