Serunya Pendakian Gunung Gede

 

Gunung Gede yang memiliki ketinggian 2958 meter dari permukaan laut (mdpl) ternyata memiliki keindahan pemandangan yang sangat menakjubkan. Latak gunung Gede tidaklah terlalu jauh jika ditempuh dari Jakarta.

Melalui paket wisata Gunung Gede Pangrango pendakian dapat dimulai dari pos Balai Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (BTNGP), tempat memesan tiket dan pos pemeriksaan pendakian ke Gunung Gede Pangrango. Selama 30 menit perjalanan dari pos BTNGP atau pos I kalian akan tiba di sebuah danau kecil yang disebut danau Telaga Biru. Sebuah danau yang terbentuk akibat gerak rekahan dari perut magma yang telah mati. Kondisi air di sini acapkali berubah terutama warna, sesuai dengan pertumbuhan Alga. Kadang kala berwarna biru magis (jernih) atau lalu berubah hijau berlendir kecoklatan. Di percaya, memiliki kandungan nutrisi tinggi (eutropic) mineral dari pertumbuhan bahan organis serta batuan dan tanah vulkanis yang larut dalam air. Lokasi ini juga berfungsi sebagai salah satu pos (shelter) pendakian kedua yang menyajikan suasana sejuk.

Menuju pos Panyancangan yang berdekatan dengan air terjun Cibeureum, kalian akan menelusuri medan yang belum terlalu sulit. Melintasi Rawa Gayonggong dengan jembatan kayu yang sengaja dibangun oleh pengelola. Kadangkala di lokasi ini terlihat si raja hutan melintas untuk mendapatkan minum. Hanya beberapa menit kalian akan tiba di lokasi air terjun yang menjadi objek kunjungan paling menarik bagi wisatawan umumnya. Selain karena nuansa keindahan alam yang memikat dan asri, lokasi air terjun ini didatangi untuk melihat serta meneliti endemic lumut merah dan retakan bumi akibat penumbukan dua lempeng bumi.

Perjalanan dari air terjun menuju shelter berikutnya, jalan trek mulai menyempit dan terjal namun masih terbantu dengan adanya tangga batu, hingga shelter Sungai Air Panas (suatu lereng curam yang sangat berbahaya dan dialiri air panas). Namun perlu kehati-hatian disini. Selain karena sempit lokasi ini juga licin. Sebelum melanjutkan perjalanan ke puncak, para pendaki dapat bermalam di shelter Kandang Badak.

Melanjutkan perjalanan dari Kandang Badak, kalian akan menginjakkan kaki di tanjakan terjal yang disebut para pendaki sebagai Tanjakan Setan. Namun tanjakan tersebut sudah berganti nama menjadi Tanjakan Rantai dan sudah bisa dilalui memutar lewat sisi kirinya. Saat melewati jalur ini, menggunakan kedua tanggan (Red. Teknik scrambling) sebagai pegangan pada batu atau tali yang telah dipasang oleh pengelola TNGP. Beberapa pendaki selalu lewat jalur ini karena menurut mereka memberikan suatu sensasi yang berbeda. Tak lebih dari dua jam waktu tempuh kalian akan tiba di puncak Gede yang akan menyuguhkan pemandangan indah puncak Pangrango.

Saat ikut paket wisata Gunung Gede Pangrango, dari puncak Gede turun kearah gunung Putri di Cipanas akan melewati lembah Surya Kencana atau alun-alun gunung Gede. Disini kalian bisa melepas lelah dengan memasak untuk sekedar mengisi perut sebelum turun ke pos gunung Putri. Mencuci mata dan pikiran dengan menikmati pemandangan puncak gunung Gede dan gunung Gemuruh. Bagi para pendaki yang mampir di kawasan padang rumput yang juga dibanjiri bunga-bunga Edelweiss memberikan arti tersendiri bagi mereka.

Kurang lebih satu jam perjalanan membelah padang rumput Surya Kencana lalu memasuki hutan gunung Putri, trek mulai menurun. Keluarnya dari hutan akan ditandai dengan terlihatnya hamparan ladang sayuran. Tetapi, pos pemeriksaan masih setengah jam lagi dari batas hutan. Di setiap pintu pos pendakian semua sampah bekas pembungkusan makanan yang dibawa akan di periksa untuk menghindari penumpukan sampah di sekitar kawasan pendakian. Diterapkanlah kebijakan pemeriksaan daftar barang bawaan dan makanan.

Untuk mengikuti serunya peket wisata Gunung Gede Pangrango dapat menghubungi Touareg Adventure Service di nomor telepon 08158913334 dan bisa juga membuka halaman website https://touaregadventure.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published.